“ GURU YANG BAIK atau GURU
YANG HEBAT . . . ? ”
1. Identifikasilah :
a)
ciri-ciri
guru yang baik
jawab
:
Menurut Muhamad Nuh Mendikbud RI “ Guru yang
baik akan menjelaskan sesuatu kepada muridnya sehingga paham, tetapi guru yang
hebat adalah guru yang mampu menginspirasi dan memotivasi muridnya, sehingga
mampu berbuat sesuatu yang baik dengan kemampuannya sendiri “.
Seperti
yang telah di jelaskan diatas, saya berpendapat bahwa “Guru yang baik yaitu
guru yang dapat mematuhi segala peraturan yang telah di tetapkan pemerintah
seperti yang telah tercantum dalam Undang-Undang Guru dan Dosen. Artinya, Guru
tersebut tidak melakukan pelanggaran/tindakan yang melanggar peraturan dalam
Undang-Undang tersebut”.
Guru
yang baik melakukan segala sesuatu yang menurut ia adalah baik, misalkan dengan
cara memberikan tugas kepada peserta didik untuk mencari materi/bahan
pembelajaran melalui Jejaring Sosial (internet), untuk salah satu syarat nilai.
Ada kemungkinan dalam mengerjakan tugas tersebut, tidak melakukannya dengan
sepenuh hati atau keterpaksaan karena mengejar nilai semata tanpa mempelajari
dan memahami materi tersebut.
b)
Cirri-ciri
guru yang hebat
Jawab
:
Selain
dapat mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam
Undang-Undang Guru dan Dosen. Dalam pembelajaran, peserta didik tidak hanya
diberi materi, melainkan juga di beri dorongan yaitu inspirasi dan motifasi
agar peserta didik dapat lebih bersemangat dalam belajar. Untuk membangun rasa
semangat peserta didik agar dapat berfikir untuk lebih maju dari yang lainnya
maka kita sebagai seorang guru wajib memberi inspirasi dan motifasi. Hal
lainnya yaitu, seorang guru yang hebat dalam menjelaskan materi pembelajaran
dapat mudah dimengerti/cara penjelasannya tidak berbelit-belit sehingga peserta
didik dapat lebih mudah memahami materi tersebut.
Dalam
pembelajaran, terkadang peserta didik merasa jenuh terhadap materi yang sedang
dipelajari mungkin karena kondisi yang mereka sudah merasa lelah, disitulah
seorang guru harus membuat situasi sedikit berubah dari kejenuhan menjadi canda
tawa agar rasa jenuh itu hilang dan menimbulkan rasa semangat baru. Seperti
yang telah kita ketahui bahwa tidak semua guru yang mendidik peserta didiknya
yang disertai dengan dorongan tersebut.
2. Jika
diwajibkan memilih, apakah Anda akan berupaya untuk menjadi "guru yang
baik" ataukah ingin menjadi "guru yang hebat"? Mengapa demikian?
Tulislah minimal tiga alasan
yang mendasari pilihan Anda itu.
Jawab :
Diantara ”Guru yang
baik dan Guru yang Hebat” semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan
tersendiri, diantara pilihan diatas Saya lebih tertarik untuk menjadi Guru Yang
Hebat, alasannya yaitu :
1. Guru
yang hebat yaitu guru yang memiliki rasa kepedulian lebih terhadap peserta
didk, maka tak heran jika guru hebat lebih banyak dicari.
2. Guru
yang hebat yaitu yang dapat mengajar, selain itu dapat memberi inspirasi dan
motifasi untuk meningkatkan rasa belajar peserta didik.
3. Guru
yang hebat yaitu guru yang dapat mempengaruhi peserta didiknya untuk menjadi
yang lebih baik dan berpotensi. Selain itu guru yang hebat akan lebih di kenang
sepanjang masa karena kehebatannya dalam mendidik peserta didik dan akan selalu
menjadi contoh bagi peserta didik yang akan datang.
3.Bagaimanakah
profil ideal guru Bahasa Indonesia di era globalisasi ini? Jelaskanlah menurut
sudut pandang Anda masing-masing.
jawab :
Idealnya
guru Bahasa Indonesia di era globalisasi saat ini:
·
Proses belajar yang mulai maju dengan menggunakan
perkembangan tegnologi untuk,
·
Memiliki wawasan yang luas dan berbobot,
·
Ucapan atau perkataan yang terkadang keluar dari
konteks pembahasan,
·
Mulai aktifnya membuat tulisan, yang mewajibkan kepada
semua peserta didik untuk dapat belajar menulis di usia dini. Terutama pada
tingkat mahasiswa agar dapat membuat karya ilmiah.
·
Mengikuti zaman dalam proses belajar
4. Adakah manfaat yang Anda peroleh setelah membaca
wacana itu? Jika ada, tulislah semua manfaat yang dapat Anda petik darinya.
Jawab :
Setelah saya
membaca bacaan tersebut, saya merasakan ada yang bermanfaat dari wacana
tersebut diantaranya :
a. Didalam Wacana
tersebut memberi banyak pengetahuan kepada calon guru. Seperti halnya pengetahuan
tentang peraturan yang telah di terapkan dalam undang-undang tentang guru dan
dosen.
b. Wacana ini
juga menjelaskan beberapa syarat menjadi guru dan dosen, dimana disitu
menjelaskan bahwa menjadi seorang guru dan dosen sangatlah harus bertanggung
jawab dan memiliki potensi yang benar-benar bisa di teladani terhadap peserta
didik.
c. Didalam
wacana tersebut kita dapat mengetahui bagaimana karekter guru dan dosen yang
kita temui dimana kita menuntut ilmu.
d. Belajar
untuk lebih mempersiapan diri dengan keputusan yang telah kita ambil yaitu
dengan menjadi, tidak hanya mental fisik namun juga mental batin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar