Kamis, 17 Mei 2012

MEMBANGUN GENERASI EMAS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA



Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2012, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil tema “Bangkitnya Generasi Emas Indonesia” Puncak peringatan Hardiknas 2012 sendiri diperkirakan akan dipadu dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Membacakan sambutan Mendiknas M Nuh. “ Kita patut bersyukur karena bidang kebudayaan telah kembali ke “ rumah besar ” pendidikan. Setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun,” katanya.
Kementerian ini, terhitung sejak 20 Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011, tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara. Sejatinya, kebudayaan memang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan. Demikian pula sebaliknya, pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. Ibarat dua keping mata uang. Yang satu dengan lainnya memiliki makna dan nilai yang sama, tidak bisa dipisahkan karena di dalam proses pendidikan ada penanaman nilai-nilai budaya.
Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Subardi kepala sekolah, guru, pimpinan perguruan tinggi dan dosen, harus dapat memberikan perhatian dan pendampingan lebih besar kepada anak didik. Untuk membentuk pola pikir berbasis kasih sayang dan toleran terhadap realitas keanekaragaman. Serta memberi perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini (PAUD). Pada kesempatan tersebut, Wali kota Subardi memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang pendidikan. Mereka para juara lomba-lomba olimpiade sains. “Selamat kepada para pelajar yang berprestasi. Semoga ini jadi lecutan semangat untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.
Berdasarkan pesan yang telah disampaikan oleh Bapak Subardi, saya berpendapat bahwa membangun generasi emas dalam proses belajar mengajar di jenjang pendidikan tingkat SMA, sebagai guru dan dosen kita diwajibkan menjadi tauladan yang baik untuk peserta didik, artinya kita harus menjadi seorang guru yang hebat. Guru yang hebat yaitu guru dapat memberi ilmu, motivasi dan inspirasi kepada peserta didiknya  agar menjadi seseorang yang cerdas dan berprestasi. Tidak hanya seorang peserta didik, guru yang dimaksud juga harus benar-benar seorang guru yang memiliki keahlian dalam bidangnya. Dalam proses belajar mengajar, selain menjadi pendidik guru juga dapat menjadi sahabat agar dalam proses belajar mejagar tidak tengang dan peserta didik dapat  memahami. Proses belajar mengajar guru sebaiknya mengunakan media dan  memiliki metode pembelajaran agar dapat menarik perhatian dalam belajar ketika peserta didik mulai mersa jenuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar